Selain Actifed Hijau, 5 Cara Alami Ini Dapat Meredakan Batuk Berdahak

Batuk berdahak bisa sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Untuk meredakannya, ada beberapa pilihan obat batuk berdahak yang bisa Anda gunakan, baik yang bersifat alami maupun obat resep. Salah satu obat yang efektif untuk meringankan batuk berdahak adalah Actifed plus expectorant atau yang lebih dikenal dengan Actifed hijau.

Actifed plus expectorant merupakan obat yang digunakan untuk mengobati dan meringankan pilek dan batuk berdahak. Obat ini merupakan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif triprolidine HCl, pseudoephedrine HCl, dextromethorphan Hbr, guaiphenesin, ethanol, dan sukrosa. Actifed hijau ini bermanfaat untuk meringankan pilek dan batuk berdahak.

Obat ini dapat dikonsumsi oleh dewasa dan anak – anak. Pada dewasa dan anak-anak usia 12 tahun ke atas adalah 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali/hari. Sedangkan untuk anak-anak usia 6-12 tahun adalah ½ sendok takar (2,5 ml) sebanyak 3 kali/hari. 

Batuk merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan lendir, zat iritatif, kotoran, dan kuman melalui mulut atau hidung. Tujuannya adalah untuk membersihkan dan melancarkan saluran pernapasan. Batuk bisa dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu batuk kering dan batuk berdahak.

Ada beberapa bahan-bahan alami yang ampuh digunakan sebagai obat batuk berdahak. Berikut ini adalah beberapa macam obat batuk berdahak alami yang bisa Anda temukan di rumah.

  1. Air putih

Batuk berdahak sering kali disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan, seperti flu dan ISPA. Untuk mengurangi iritasi pada saluran pernapasan dan melancarkan pengeluaran dahak, perbanyaklah minum air putih, terutama air hangat. Ketika batuk, Anda disarankan untuk minum air putih minimal 8 gelas per hari. Selain untuk meredakan batuk, memperbanyak minum air putih juga dapat mencegah dehidrasi.

  1. Air garam

Garam bisa menjadi obat batuk alami yang mudah didapatkan di rumah. Berkumur dengan air garam hangat bisa membantu mencegah pertumbuhan bakteri yang menginfeksi tenggorokan. Cara tradisional ini juga bisa membantu mengencerkan dahak yang menggumpal di belangkang tenggorokan, sehingga batuk lebih reda.

Untuk membuat obat batuk berdahak dari larutan garam, masukan 1/4 hingga 1/2 sendok teh garam ke dalam 250 ml air hangat, lalu aduk hingga larut. Kemudian berkumurlah menggunakan larutan ini setiap tiga jam sekali selama 3-4 kali dalam sehari.

  1. Nanas

Nanas mengandung bromelain yang berkhasiat untuk mengatasi batuk, termasuk batuk berdahak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa zat bromelain pada nanas mampu meringankan batuk dan mengurangi dahak yang menumpuk di tenggorokan. Untuk mendapatkan khasiat nanas tersebut, Anda bisa mengonsumsi beberapa potong nanas atau jus nanas segar.

  1. Madu

Madu mengandung zat antibakteri dan antioksidan yang mampu mengatasi infeksi dan iritasi di saluran pernapasan, sehingga dapat meredakan batuk. Selain itu, madu juga dapat membantu mengencerkan dahak. Itulah alasan mengapa madu dianggap sebagai obat batuk alami yang efektif. 

Untuk membantu meredakan batuk, Anda dapat mengonsumsi 2 sendok madu secara langsung atau mencampurnya dengan secangkir air hangat, teh hangat, atau air lemon. Namun, perlu Anda ingat, madu tidak boleh diberikan kepada anak yang masih berusia di bawah 1 tahun karena berisiko menyebabkan terjadinya botulisme.

  1. Daun Sirih dan Jahe

Daun yang dikenal sebagai obat alami untuk masalah kewanitaan ini ternyata juga berkhasiat meredakan batuk. Caranya cukup dengan merebus beberapa lembar daun sirih yang sudah dipotong dan tambahkan dengan jahe, lalu minum air rebusan tersebut minimal satu hari sekali untuk menghangatkan tenggorokan.

Itulah cara alami yang dapat Anda pilih untuk meredakan batuk berdahak jika tidak ingin mengonsumsi Actifed hijau atau Actifed plus expectorant. Jika ingin melakukan konsultasi sebelum mengonsumsi obat – obatan, Anda bisa melakukannya secara daring melalui SehatQ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *