Hindari Penyebab Maag, Pahami Episan Obat Apa

Tidak perlu bingung mengenai Episan obat apa jika diberi resep oleh dokter. Sudah pasti, Anda tengah mengalami masalah pencernaan yang berhubungan dengan asam lambung ataupun peradangan di saluran cerna. Masalah-masalah inilah yang pada akhirnya membuat Anda diberi resep Episan. 

Salah satu masalah pencernaan yang paling umum terjadi adalah maag. Ini merupakan kondisi naiknya asam lambung yang menimbulkan berbagai gejala tidak nyaman bagi tubuh Anda, mulai dari rasa asam di mulut, mulas, sampai dada yang terasa terbakar. 

Pemberian Episan sebagai obat suspensi untuk meredakan gejala maag memang cukup efektif. Namun, tidak enak bukan jika harus terus mengonsumsi Episan akibat maag yang sering kambuh? Karena itu, lebih baik lakukan langkah preventif agar Anda tidak perlu berhadapan dengan gejala maag. Menghindari berbagai penyebab maag di bawah ini pun perlu Anda pertimbangkan dan lakukan. 

Berat Badan Berlebih 

Obesitas atau berat badan berlebih adalah salah satu pendorong utama di balik kondisi refluks asam yang menyebabkan Anda harus sering mengonsumsi obat suspensi. Para ahli percaya, lemak perut yang berlebihan pada orang-orang dengan berat badan berlebihan yang menyebabkan dan menambah tekanan pada perut sehingga memaksa asam lambung naik ke kerongkongan. Untuk meminimalkan risiko berat badan berlebih, melakukan olahraga secara rutin minimal 30 menit tiap hari serta diet sehat perlu Anda lakukan dengan segera. 

Konsumsi Asam dan Pedas 

Beberapa makanan sangat mudah memicu naiknya asam lambung. Bagi Anda yang sudah tidak bertanya-tanya Episan obat apa karena telah sering menggunakannya, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang terlalu asam dan pedas karena akan dengan mudah memicu maag Anda kembali menyerang. Anda juga perlu mengurangi pengonsumsian ragi karena sulit dicerna dan memicu naiknya asam lambung. 

Makan Terlalu Banyak 

Makan terlalu banyak akan membuat Anda kekenyangan sehingga area pencernaan di perut menjadi lebih mudah tertekan. Kondisi ini juga memaksa asam lambung naik ke dada dan tenggorokan yang membuat Anda merasakan gejala maag. Mulai sekarang, kurangi porsi makan Anda dan berhentilah makan sebelum benar-benar kenyang. Bagi yang sudah telanjur menderita maag, Anda bisa makan 5—6 kali dalam sehari dengan porsi yang kecil untuk menghindari kumatnya serangan maag akibat asam lambung naik. 

Berbaring Setelah Makan 

Berbaring setelah makan besar sangat tidak disarankan. Ini karena posisi berbaring setelah makan bisa menyebabkan asam lambung lebih mudah naik kembali ke kerongkongan. Biasakan, beri jarak 2—3 jam dari waktu Anda makan besar sampai pada waktu Anda berbaring atau tidur. 

Stres Berlebihan 

Pola makan Anda mungkin sudah benar. Anda pun memiliki berat badan yang ideal. Namun, Anda merasa mulas dan mendapatkan resep Episan. Anda pun bertanya-tanya, Episan obat apa sampai Anda harus mengonsumsinya. Jika sudah diberi resep Episan, artinya ada masalah terkait saluran pencernaan Anda, maag salah satunya. Bukan hanya dari pola makan dan berat badan, kondisi naiknya asam lambung yang memicu gejala maag juga bisa dipantik dari kondisi stres berlebih yang sulit Anda kendalikan. Cobalah untuk menghindari penyebab stres dan mengalihkan pikiran Anda ke hal-hal yang menyenangkan untuk membantu pemulihan lebih cepat. 

Merokok 

Merokok dapat merusak sistem pencernaan Anda, seperti halnya merusak begitu banyak bagian lain dari tubuh Anda. Bahkan asap rokok dapat menyebabkan maag karena merelaksasi sfingter esofagus bagian bawah. Jadi jika Anda malas berhadapan dengan gejala maag, mulai sekarang hentikan kebiasaan merokok Anda dan jauhi paparan asap rokok yang rentan membuat asma lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.

Sekarang bukan saatnya hanya bertanya-tanya Episan obat apa ketika diberi resep oleh dokter. Sekarang saatnya membuat saluran pencernaan Anda lebih sehat dengan menghindari berbagai penyebab maag di atas.