5 Tips Hamil Bayi Kembar agar Tetap Sehat dan Tidak Berisiko

5 Tips Hamil Bayi Kembar Agar Tetap Sehat dan Tidak Berisiko

Setiap kehamilan memang memiliki risiko, apalagi ibu yang hamil anak kembar. Ada berbagai risiko pada kehamilan bayi kembar. Dengan mengetahui risiko tersebut, Anda bisa melakukan berbagai tips hamil bayi kembar dengan sehat tanpa berisiko apapun.

Risiko Hamil Kembar

Dibanding kehamilan tunggal, hamil bayi kembar memang jauh lebih berisiko. Risiko yang paling umum pada kehamilan kembar adalah bayi lahir prematur.

Menurut datanya, lebih dari 60% kehamilan kembar lahir sebelum 37 minggu. Bayi yang lahir prematur ini tentu berisiko belum berfungsinya organ tubuh dengan normal. 

Bayi yang lahir sebelum waktunya memiliki berat badan yang rendah, biasanya kurang dari 2500 gram. Bayi prematur juga butuh bantuan untuk makan, bernapas, menjaga suhu tubuh, hingga melawan infeksi. 

Ada pula kasus yang biasanya terjadi pada kehamilan kembar identik satu plasenta. Kondisi ini bisa menjadi twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS). Kondisi TTTS ini membuat salah satu bayi memberikan darah pada saudara kembarnya karena pembuluh darah pada plasenta yang menghubungkan peredaran darah bayi. Jika tidak ditangani, ini bisa membuat salah satu bayi akan mengalami kekurangan darah, dan saudaranya mengalami kelebihan darah.

Selain risiko tersebut. ada pula kondisi lain yang mungkin saja terjadi pada kehamilan kembar, yaitu:

  • Preeklampsia
  • Diabetes gestasional atau diabetes kehamilan
  • Anemia atau kekurangan zat besi
  • Janin mengalami pertumbuhan yang lambat dalam rahim (IUGR)
  • Risiko perdarahan sebelum atau selama persalinan
  • Abruptio plasenta
  • Terlilitnya tali pusat
  • Tekanan darah tinggi

Tips Hamil Bayi Kembar agar Tetap Sehat

Melihat berbagai risiko gangguan yang mungkin terjadi pada kehamilan bayi kembar, Anda wajib menjaga kehamilan dengan lebih ekstra. Berikut beberapa tips menjaga kehamilan kembar agar tetap sehat, yaitu:

1. Lebih aktif bergerak

Tips hamil bayi kembar agar tetap sehat yang pertama adalah dengan berolahraga ringan agar badan tetap fit. Namun, jangan sampai Anda berolahraga terlalu berat. 

Anda bisa mencoba berbagai olahraga yang ringan, seperti yoga, jalan santai, dan sebagainya. Targetkan untuk berolahraga setiap hari selama 30 menit. Atau bisa tiga kali dalam seminggu. 

Namun, penting untuk tetap berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum melakukan olahraga. Sehingga Anda bisa mendapatkan saran yang lebih tepat terkait jenis olahraga yang tepat untuk dilakukan, tentu menyesuaikan dengan kondisi Anda. Namun, dokter juga mungkin melarang Anda bila ada masalah pada kehamilan bayi kembar yang Anda jalani.

2. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Kehamilan bayi kembar memang membuat tubuh Anda membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap, seperti kalori, protein, dan zat gizi lainnya. Kebutuhan akan nutrisi ini juga akan lebih banyak dibanding ibu yang hamil bayi tunggal.

Kebutuhan tubuh Anda akan kalori saat hamil bayi kembar naik sekitar 40% atau sekitar 300 kalori untuk masing-masing janin dalam kandungan. Konsultasikanlah dengan dokter kandungan atau ahli gizi terkait jumlah kalori dan nutrisi lain yang Anda butuhkan setiap harinya.

3. Minum air yang cukup

Wanita yang hamil bayi kembar biasanya akan punya keluhan mual yang lebih berat. Sering muntah, karena mual ini bisa menyebabkan Anda mengalami dehidrasi. 

Pastikan agar Anda memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum minimal 8 gelas air setiap harinya. Ini akan menjaga agar tubuh Anda tetap terhidrasi.

4. Periksalah kehamilan Anda lebih sering

Seperti yang sudah dibahas di atas bahwa kehamilan kembar lebih berisiko tinggi mengalami gangguan. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda lebih sering memeriksakan diri ke dokter kandungan. Langkah ini untuk mencegah atau mengantisipasi lebih dini bila terdeteksi gangguan pada kehamilan kembar yang sedang dijalani. 

5. Perbanyak istirahat

Bila Anda sedang menjalani kehamilan bayi kembar dan komplikasi, maka dokter pasti menyarankan agar Anda beristirahat total, bisa di rumah maupun di rumah sakit. Beristirahat memang belum terbukti mencegah terjadinya kelahiran prematur. Akan tetapi, beristirahat akan memberi manfaat bagi ibu hamil. 

Itulah beberapa tips hamil bayi kembar agar tetap selalu sehat dan tidak berisiko mengalami gangguan. Rutinlah periksakan kandungan Anda ke dokter dan konsultasikan setiap keluhan yang Anda alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *